PT.KAI merupakan satu-satunya perusahaan yang bergerak di bidang jasa transportasi kereta api di Indonesia.Jaringan kereta api di Indonesia saat ini baru terdapat di pulau Sumatera dan Jawa hal itu disebabkan karena berbagai kendala seperti kondisi permukaan tanah dan biaya operasional yang tinggi. Namun demikian jaringan kereta api di pulau Jawa jauh lebih banyak daripada di pulau Sumatera, oleh sebab itu antusiasme masyarakat di pulau Jawa terhadap layanan jasa yang ditawarkan oleh PT.KAI sangatlah besar. Mereka menganggap bahwa kereta api (KA) adalah angkutan masal yang cepat, terjangkau utuk semua golongan dan memiliki penjadwalan yang jelas.
Pada divisi PT.KAI di Jabodetabek, KA itu sendiri dibagi menjadi 3 kelas yaitu Kereta Rel Listrik (KRL) Pakuan, KRL Ekonomi AC, dan KRL Ekonomi non AC. Pengguna jasa KA tidak pernah sepi karena mereka biasa menggunakannya untuk beraktivitas sehari-hari. Oleh karena itu permintaan terhadap jasa KA membludak pada jam-jam tertentu. Hal tersebut bisa kita lihat pada KRL ekonomi jurusan Bogor-Jakarta PP (Pergi Pulang). Dimana setiap pagi dan sore penumpang KA selalu melebihi kapasitas angkut. Untuk satu gerbong kapasitas angkut penumpang duduk sebanyak 64 orang dan berdiri 86 orang, jika di total jumlahnya 150 orang. Namun faktanya untuk satu gerbong bisa dipadati oleh lebih dari 200 orang tiap jam-jam sibuk sehingga banyak dari mereka yang nekat menduduki atap KA, kabin masinis dan sambungan gerbong karena di dalam KA sudah tidak ada lagi tempat untuk berpijak. Padahal hal itu tidak diperbolehkan karena akan menganggu kenyamanan dan keselamatan para pengguna jasa KA lainnya.
Problematika tersebut tentunya perlu diperhatikan oleh PT.KAI karena dengan harga karcis yang dibeli apakah sebanding dengan tingkat keamanan dan kenyamanan mengingat fungsi KA ekonomi sekarang ini sudah bukan lagi sebagai sarana angkutan melainkan juga sebagai pasar dimana banyak pedagang asongan yang lebih memilih berjualan di KA daripada di jalan. Selain itu ulah tangan-tangan yang tidak bertanggung-jawab baik itu dalam bentuk tindak kejahatan maupun pengotoran kereta oleh sampah dan corat-coret menambah derita bagi para pengguna jasa KA. Belum lagi faktor internal yang membuat kenyamanan penggunan KA berkurang seperti keterlambatan dan perubahan jadwal yang mendadak akhir-akhir ini.
Tingkat pelayanan KA harus menjadi prioritas utama PT.KAI guna meningkatkan kepuasan konsumen. Bagi konsumen yang merasa puas maka mereka akan setia menggunakan jasa KA namun sebaliknya konsumen yang merasa tidak puas maka mereka akan berpikir ulang apakah akan tetap menggunakan jasa KA yang lebih efisien atau menggunakan angkutan lain yang lebih nyaman dan aman. Pandangan masyarakat tehadap KRL eknomi non AC bisa lebih baik lagi bila kepuasan konsumen sudah terpenuhi. Maka bila hal itu sudah terealisasi maka prospek ke depannya bisa lebih jelas dan terencana
Rabu, 31 Maret 2010
Kamis, 25 Februari 2010
Model Relasional
Sistem manajemen database relasional atau dikenal sebagai relational database management system (RDBMS) yaitu sebuah aplikasi yang didisain untuk mengatur sebuah database sebagai kumpulan data yang disimpan secara terorganiisr, dan melakukan pengoperasian atas data permintaan penggunanya. DBMS diperlukan dalam berbagai bidang kerja, misalnya statistika, manajemen sumber daya manusia, dll.. Meskipun pada awalnya DBMS hanya dimiliki oleh perusahaan-perusahaan berskala besar yang memiliki perangkat computer canggih yang sesuai dengan spesifikasi standar yang dibutuhkan untuk mendukung jumlah data yang besar, saat ini pelaksanaannya sudah sangat banyak dan disesuaikan dengan kebutuhan data yang rasional sehinggal dapat dimiliki dan dijalankankan oleh berbagai jenis perusahaan
• Keuntungan Model Data Relasional
1. Sederhana
2. Mampu melakukan berbagai pengoperasi data
Contoh-contoh model database:
1. Model database hirarki
2. Model database network/jaringan
3. Model database relational
Contoh DBMS yang mengelola basis data relational :
- dBase III+
- MS.Access
- Borland-Paradox
- Oracle
- DB2
- SYBASE
- Informix.
http://neni_rid.staff.gunadarma.ac.id
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_manajemen_basis_data_relasional
DBMS
Sumber SIM, Raymond Mc Lead, Jr & George Schel
Data merupakan elemen penyusun informasi yang dapat diolah setelah data tersebut diinput dan disusun secara sistematis.
Tingkatan data terdiri atas:
1. Data Element : Yaitu data yang tidak bisa dipisah lagi menjadi unit yang lebih kecil, seperti NPM, nomor pin ATM, dll
2. Data Record : Yaitu data yang terdiri atas data-data element yang berhubungan dengan satu onjek, misalnya NPM kelas 3EA02
3. File : Yaitu kumpulan data record yang membentuk suatu subjek tertentu, contohnya adalan data mahasiswa fakultas ekonomi
4. Database : Yaitu kumpulan file yang tersusun secara sistematis, misalnya data seluruh mahasiswa Universitas Gunadarma
Untuk mengolah suatu database diperlukan softwere yakni DBMS (Database Manajemen Sistem) yang memiliki keuntungan sbb :
1. Meminimalkan pengulangan data
2. Mengintegrasikan data
3. Mencapai independensi data
4. Mempercepat pengambilan data
5. Meningkatkan keamanan data
Disamping keuntungan adapun kelemahan dari DBMS yakni keputusan memakai DBMS mengharuskan user untuk :
1. Memperoleh softwere DBMS dengan harga relatif mahal
2. Memperoleh hardwere yang konfigurasinya lebih besar
3. Mempertahankan staf DBA (Database Administrator)
Data merupakan elemen penyusun informasi yang dapat diolah setelah data tersebut diinput dan disusun secara sistematis.
Tingkatan data terdiri atas:
1. Data Element : Yaitu data yang tidak bisa dipisah lagi menjadi unit yang lebih kecil, seperti NPM, nomor pin ATM, dll
2. Data Record : Yaitu data yang terdiri atas data-data element yang berhubungan dengan satu onjek, misalnya NPM kelas 3EA02
3. File : Yaitu kumpulan data record yang membentuk suatu subjek tertentu, contohnya adalan data mahasiswa fakultas ekonomi
4. Database : Yaitu kumpulan file yang tersusun secara sistematis, misalnya data seluruh mahasiswa Universitas Gunadarma
Untuk mengolah suatu database diperlukan softwere yakni DBMS (Database Manajemen Sistem) yang memiliki keuntungan sbb :
1. Meminimalkan pengulangan data
2. Mengintegrasikan data
3. Mencapai independensi data
4. Mempercepat pengambilan data
5. Meningkatkan keamanan data
Disamping keuntungan adapun kelemahan dari DBMS yakni keputusan memakai DBMS mengharuskan user untuk :
1. Memperoleh softwere DBMS dengan harga relatif mahal
2. Memperoleh hardwere yang konfigurasinya lebih besar
3. Mempertahankan staf DBA (Database Administrator)
Reaksi Masyarakat Terhadap Kasus Bank Century
Kasus Bank Century menjadi perbincangan seluruh elemen masyarakat di Indonesia dewasa ini setelah aliran dana dari Bank Indonesia (BI) senilai 6,7 Triliun untuk membantu bank tersebut ternyata mengalir entah kemana. Sampai saat ini ada dua nama yang disebut-sebut sebagai dalang di balik kasus ini yang pertama yakni Boediono, mantan gubernur BI yang sekarang menjabat sebagai wapres dan Sri Mulyani yang sampai saat ini menjabat sebagai Menteri Keuangan. Atas kasus tersebut maka munculah desakan dari masyarakat melalui demonstrasi yang menuntut agar Boediono dan Sri Mulyani mundur dari jabatannya sekarang dan diadili sesuai dengan hukum yang berlaku. Dalam orasinya para demonstran ada yang membagikan selembaran guna menghimpun dukungan penyelesaian kasus tersebut, ada yang membakar boneka bergambarkan wajah Sri Mulyani dan Boediono sambil melakukan adegan teatrikal yang menggambarkan penderitaan rakyat dengan berbagai caci maki kepada oknum-oknum yang diduga terlibat, bahkan ada yang menempelkan foto SBY di badan seekor kerbau dan bertuliskan ”Si Buya” yang artinya pemalas. Tidak ketinggalan para nasabah Bank Century pun ikut melakukan demonstrasi dengan cara mereka sendiri, ada yang mendatangi pansus dengan memperlihatkan rekening depositonya agar uangnya dikembalikan dan ada juga yang menginap di Bank tersebut sambil berjualan rujak. Aneh memang, namun itulah wujud demokrasi yang terjadi di Indonesia atas kekecewaan rakyat terhadap pemerintah yang dinilai lamban dalam menyelesaikan masalah. Puncak kekecewaan itu dituangkan dalam demonstrasi besar-besaran yang berpusat di jakarta pada tanggal 10 desember silam yang juga bertepatan dengan hari anti korupsi sedunia.
Selasa, 08 Desember 2009
Keputusan Pembelian Konsumen Dalam Pasar Persaingan Antar Produsen
Persaingan antar produsen dapat terjadi bilamana produsen bersaing untuk mendapatkan konsumen sebanyak-banyaknya. Produsen yang dapat menawarkan produknya dengan harga yang rendah dan kualitas yang baik daripada pesaingnya maka ia akan berpeluang lebih besar untuk mendapatkan konsumen. Dalam prakteknya tidak hanya factor harga dan kualitas saja yang bersaing melainkan juga dari segi promosi, kemasan produk dan pelayanan yang diberikan kepada konsumen.
Persaingan antar produsen ini bias sedemikian sengitnya sehingga dapat melemahkan posisi produsen terhadap konsumen di pasar. Untuk mengantisipasinya maka seorang produsen harus mampu menciptakan image yang positif di masyarakat terhadap produk yang ditawarkan karena bila produsen sudah mampu menciptakan image positif tersebut maka tidak sedikit konsumen yang setia dalam mengkonsumsi produk yang dipasarkan dan hal tersebut dapat meningkatkan keuntungan sekaligus memenangkan persaingan di pasar.
Contoh kasus
Persaingan antar perusahaan jasa telekomunikasi telepon seluler yang tersegmentasi atas GSM dan CDMA dimana produk perusahaan tersebut mempunyai keunggulan dan kelemahan masing-masing, namun dalam promosinya hanya keunggulan yang dipublikasikan guna menggaet konsumen sebayak-banyaknya. Sedangkan kelemahan dari produk itu sendiri hanya konsumen yang dapat menilai melalui persepsi mereka masing-masing. Perusahaan yang baru memasuki pasar tentu akan menjual produknya (baik itu kartu perdana maupun tarifnya) lebih murah daripada produk lain yang sudah ada terlebih dahulu.agar perusahaan baru tersebut dapat bersaing dengan para pendahulunya. Hal tersebut sering kali mempengaruhi keputusan pembelian konsumen dimana konsumen akan berfikir apakah akan setia dengan produk lamanya atau mencoba berspekulasi dengan produk baru yang lebih murah namun konsumen tersebut belum tahu kelemahannya.
Persaingan antar produsen ini bias sedemikian sengitnya sehingga dapat melemahkan posisi produsen terhadap konsumen di pasar. Untuk mengantisipasinya maka seorang produsen harus mampu menciptakan image yang positif di masyarakat terhadap produk yang ditawarkan karena bila produsen sudah mampu menciptakan image positif tersebut maka tidak sedikit konsumen yang setia dalam mengkonsumsi produk yang dipasarkan dan hal tersebut dapat meningkatkan keuntungan sekaligus memenangkan persaingan di pasar.
Contoh kasus
Persaingan antar perusahaan jasa telekomunikasi telepon seluler yang tersegmentasi atas GSM dan CDMA dimana produk perusahaan tersebut mempunyai keunggulan dan kelemahan masing-masing, namun dalam promosinya hanya keunggulan yang dipublikasikan guna menggaet konsumen sebayak-banyaknya. Sedangkan kelemahan dari produk itu sendiri hanya konsumen yang dapat menilai melalui persepsi mereka masing-masing. Perusahaan yang baru memasuki pasar tentu akan menjual produknya (baik itu kartu perdana maupun tarifnya) lebih murah daripada produk lain yang sudah ada terlebih dahulu.agar perusahaan baru tersebut dapat bersaing dengan para pendahulunya. Hal tersebut sering kali mempengaruhi keputusan pembelian konsumen dimana konsumen akan berfikir apakah akan setia dengan produk lamanya atau mencoba berspekulasi dengan produk baru yang lebih murah namun konsumen tersebut belum tahu kelemahannya.
Segmentasi Pengunjung Taman Margasatwa Ragunan
Salah satu tempat rekreasi di Jakarta yang cukup terkenal yaitu Taman Margasatwa Ragunan. Kebun binatang ini selalu ramai dikunjungi orang setiap harinya karena letaknya yang strategis karena bisa dijangkau dengan busway, metromini, angkot, maupun kendaraan pribadi. Selai itu harga tiket masuknya yang tergolong relatif murah yakni sebesar Rp 4000 untuk anak-anak dan Rp 5000 untuk dewasa. Harga tiket tersebut sudah termasuk biaya asuransi kecelakaan yakni sebesar Rp 500 per orang.
Dari sudut pandang perilaku konsumen ternyata motivasi orang mengunjungi tempat ini kebanyakan adalah untuk reflesing, atau hanya sekedar jalan-jalan bersama keluarga. Segmentasi untuk kebun binatang Ragunan ini mencakup semua golongan dan lapisan masyarakat yakni mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua baik itu laki-laki maupun perempuan dan tidak membedakan status pekerjaan, ekonomi dan strata di dalam masyarakat karena semuanya memiliki tujuan yang relatif sama yaitu kebutuhan akan reflesing.
Dari sudut pandang perilaku konsumen ternyata motivasi orang mengunjungi tempat ini kebanyakan adalah untuk reflesing, atau hanya sekedar jalan-jalan bersama keluarga. Segmentasi untuk kebun binatang Ragunan ini mencakup semua golongan dan lapisan masyarakat yakni mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua baik itu laki-laki maupun perempuan dan tidak membedakan status pekerjaan, ekonomi dan strata di dalam masyarakat karena semuanya memiliki tujuan yang relatif sama yaitu kebutuhan akan reflesing.
Rabu, 25 November 2009
Memanjakan Selera Anak Muda di Kickfest
Kickfest merupakan bazaar tahunan yang diselenggarakan Sasana Budaya Ganesha (Bandung). Bazar ini sudah diadakan sejak tiga tahun yang lalu yang berlangsung dari tanggal 20-22 novembar dan diikuti oleh lebih dari 130distro ternama dengan aneka produk yang berkualitas. Dengan banyaknya distro tersebut tentu tidak berlebihan jika event tahunan ini menjadi surga bagi para pecinta produk distro karena dalam event ini harga yang ditawarkan pun dibawah harga pada umunya.Diskon special dipatok mulai dari 20% hingga 50% bahkan tak jarang ada pula stan yang membanderol harga Rp 100.000 untuk tiga t-shirt yang biasanya dijual dengan harga Rp 90.000. Tawaran harga yang sangat terjangkau tentu menggiurkan bagi para pengunjung. Melihat fakta tersebut tentunya bukan hal yang mencengangkan bila hanya dalam waktu tiga jam sejak pembukaan, event tersebut telah dikunjungi oleh lebih dari 1000 orang pengunjung meskipun untuk memasuki area tersebut pengunjung dikenai bea masuk sebesar Rp 5.000. Adapun produk-produk distro yang dijual antara lain t-shirt, sepatu, kemeja, dompet, tas, topi, sandal, dan aksesoris-sksesoris lainnya.
Langganan:
Postingan (Atom)
